Buah pare (momordica charantia) adalah tumbuhan dari keluarga yang sama dengan ketimun, labu dansemangka (cucurbitaceae). Pare adalah salah satu sayuran yang berasa pahit. Dalam praktik tradisional, buah pare biasanya dibuat jus untuk diminum. Alternatif lain, daun pare biasa diseduh sebagai teh untuk mereka yang tidak menyukai rasa pahit yang berlebih. Rasa pahit dalam pare berasal dari zat pahit saponin. Namun dibalik rasa pahit itu terdapat khasiat yang besar terhadap kesehatan tubuh. Salah satu manfaat buah pare adalah dapat menjadi penangkal sel kanker. Manfaat ini diperoleh karena dalam pare mengandung zat lesichin, dimana dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk menangkal perkembangan sel kanker. Kadar kalsium dalam buah pare tergolong tinggi, sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi, maka kadar glukosa berlebih dapat dicegah. Senyawa fitokimia lutein dan likopen didalam buah pare berkhasiat sebagai anti kanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah serta dapat membasmi cacing. Selain buah dan daunnya, bagian pare yang bermanfaat untuk mengobati penyakit adalah akarnya. Akar pare berkhasiat mengobati disentri amuba dan wasir. Sedang biji pare merupakan antioksidan yang cukup kuat yang juga dapat menghambat pembentukan sel kanker.
Kembang kertas merupakan tanaman asli Meksiko. Banyak ditemukan pada ketinggian 1400 m dpl. Kembang kertas tumbuh secara bergerombol dan menyukai tempat terbuka dengan intensitas cahaya matahari penuh. Kembang kertas termasuk sebagai tanaman menahun yang tumbuh tegak dengan ketinggian 40-60 cm. Daun berwarna hijau dan letaknya berhadapan, helai daunnya berbentuk memanjang dengan ujung meruncing, tepi rata dengan tulang daun melengkung. Warna bunga kembang kertas beraneka ragam, dari merah tua, pink, kuning, dan keunguan yang keluar dari ujung batang. Perbanyakan tanaman kembang kertas ini dengan menggunakan biji yang telah mengering.
Selasa, 05 Februari 2013
Sabtu, 03 November 2012
Sereh Bagi Kesehatan Tubuh
Serai dalam bahasa latinnya disebut dengan Andropogon nardus ini ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Dalam beberapa penelitian, daun Serai ternyata mengandung zat
antimikroba dan antibakteri yang sangat berguna khususnya untuk
mengobati infeksi pada lambung, usus, saluran kandung kemih, dan
menyembuhkan luka. Sereh juga banyak digunakan untuk
pereda kejang, antireumatik, dan diuretik. Selain itu, kandungan analgesik dalam Serai juga dapat berperan untuk
membantu menghilangkan rasa sakit akibat sakit kepala, nyeri otot
maupun nyeri sendi. Serai juga banyak dipercaya dapat
menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti infeksi kulit, tipus,
keracunan makanan, dan juga meredakan bau badan. Dalam Serai, ada banyak kandungan senyawa seperti geranil butirat, lomonen, eugenol, metileugenol, geranial yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat serai bagi kesehatan badan, diantaranya mencegah penyakit kanker, penelitian yang
menjelaskan bahwa dalam setiap 100 gram Serai mengandung zat antioksidan
yang kita tahu bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit kanker.
Kemudian, penelitian yang dilakukan oleh tim dari University Gurion di Israel telah menemukan bahwa dalam Serai ada senyawa yang dapat mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat. Sereh bisa mengobati gangguan pencernaan, mengatasi kembung dan masuk angin. Sereh juga bisa digunakan sebagai detoksifikasi tubuh dengan cara meningkatkan jumlah volume buang air kecil, sehinga kandung kemih dapat dibersihkan. Sereh bisa berfungsi sebagai analgesik, karena bisa meringankan semua jenis peradangan dan iritabilitas yang berhubungan dengan nyeri. Dan bagi para wanita, ternyata dengan minum air rebusan sereh bisa meredakan nyeri ketika haid dan meredakan timbulnya rasa mual. Dengan begitu banyaknya manfaat sereh bagi kesehatan ini, diharapkan untuk masa mendatang sereh bisa digunakan sebagai salah satu pengobatan alternatif.
Minggu, 30 September 2012
Daun Sukun vs Ginjal
Tidak banyak yang tahu jika daun sukun (Artocarpus altilis) ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Sebagian masyarakat hanya mengetahui manfaat buah sukun. Daun sukun memiliki bentuk yang lebar dan terlihat keras, jika dikonsumsi secara rutin mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti ginjal, asam urat serta mampu menurunkan kadar gula dalam darah.
Daun sukun sangat efektif untuk mengobati beberapa penyakit kronis seperti liver, hepatitis, pembesaran limpa dan penyakit jantung. Manfaat daun sukun dalam mengobati penyakit ini dikarenakan daun sukun mengandung beberapa unsur seperti asam hidrosianat, asetilcolin, ribofafavlin, tannin dan beberapa senyawa lainnya yang berguna untuk mengatasi perdangan. Rebusan daun sukun sebaiknya dikonsumsi secara rutin setiap hari, agar pengobatan bisa dirasakan manfaatnya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya memilih daun sukun yang berwarna hijau mencolok, tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Kandungan klorofil daun sukun itulah yang memberikan manfaat.
Senin, 18 Juni 2012
Jahe Merah Penghangat Gairah
Tanaman bernama Latin Zingiber officinale Rosc. Ini sangat sering dimanfaatkan sebagai obat. Ada dua jenis, yaitu jahe biasa dan jahe merah. Jahe biasa sering disebut jahe gajah, karena memiliki rimpang berukuran besar dan berwarna putih. Jenis lain adalah jahe merah. Disebut demikian karena rimpang ya berwarna lebih gelap. Meski sama-sama berkhasiat, terapi pengobatan tradisional lebih menyukai jahe merah, karena lebih manjur serta rasa hangatnya yang begitu kuat. Sebagai minuman, jahe mempunyai banyak faedah, selain untuk menghangatkan tubuh. Dari uji klinis menunjukkan jahe merah sangat efektif untuk menghentikan peradangan pada rematik arthritis, meredakan nyeri menstruasi, meringankan asma dan migran. Hebatnya sampai saat ini belum ditemukan efek sampingnya. Herbal ini juga mampu melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan aktivitas seksual. Mengkonsumsi air rebusan jahe merah juga mampu mengembalikan nafsunya makan bagi orang yang baru sembuh dari sakit, karena jahe mampu menstimulus mukosa (selaput lendir) mulut dan enzim pencernaan.
Minggu, 20 Mei 2012
Manfaat Srikaya
Selain manis rasanya ternyata srikaya memiliki khasiat yang luar biasa. Akar srikaya mengandung flavonoida, borneol, alkaloid, anonain, saponin, tanin dan polifenol. Rasa akarnya pahit, sifatnya dingin. Berkhasiat sebagai anti radang dan anti depresi. Biasanya digunakan untuk mengatasi sembelit, disentri akut dan nyeri tulang punggung. Daun srikaya rasanya juga pahit. Dapat digunakan untuk mengatasi batuk, demam, rematik, menurunkan kadar asam urat dalam darah dan pemakain luar untuk luka, bisul, skabies dan kudis. Biji srikaya berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum dan pembunuh serangga (insektisida). Kandungan yang terdapat dalam biji antara lain minyak, resin dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah srikaya juga bermanfaat untuk kecantikan, kandungan antioksidan, vitamin C yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Kalium tinggi dan magnesium yang terkandung dalam buah ini juga bisa melindungi anda dari serangan penyakit jantung.
Sabtu, 21 April 2012
Teh Graviola (Anti Kanker)
Teh Graviola yang berasal dari daun graviola atau sirsak mengandung
zat aktif annonaceous acetogenin. Zat ini menurut penelitian adalah
senyawa kuat anti tumor berdasarkan penelitian. Menurut the journal of
natural product bahwa annonaceous acetogenin memberikan harapan baru
bagi penderita kanker, senyawa tersebut secara selektif mampu membedakan
sel sehat dan sel yang sakit. Secara singkat metode annonaceous
acetogenin dalam melawan sel kanker adalah berikut :
acetogenin menganggu perkembangan sel kanker dengan cara mengurangi
jumlah ATP yang dibutuhkan oleh sel kanker.acetogenin masuk dan menempel
pada diding sel, lalu masuk kedalam sel dan merusak ATP didinding
mitokondria. Sel kanker butuh banyak energi untuk berkembang sehingga
akan mati bila ATP sebagai sumber energinya.
Ramuan herbal dibuat dari daun sirsak (annona muricata) yang
dikeringkan dengan hati-hati menjadikan ramuan herbal ini menjadi
minuman yang berkhasiat.
Kandungan senyawa kimia tumbuh-tumbuhan (phytokimia) didalam daun sirsak yang utama adalah alkaloida yang dikenal dengan nama acetogenin, didalamnya ada kurang lebih 60 jenis senyawa alkaloida dan sedikitnya 13 senyawa alkaloida yang memiliki daya bunuh terhadap sel-sel kanker, bahkan sel-sel kanker yang sudah kebal terhadap obat kemoterapi modern (multi drug resistence/MDR), antara lain seperti Adriamicyn, Vinblastin dan Vincristin.
Daya bunuh acetogenin terhadap sel kanker dari hasil penelitian universitas Purdue, West Lafayete, Indiana, USA, pada tahun 1997 menemukan bahwa senyawa acetogenin adalah penghambat yang kuat proses reaksi enzimatis di dalam membran sel kanker dengan cara memblokir sumber energinya yaitu ATP (Adenosine Triphosphate) hingga sel-sel kanker mati.
Kandungan senyawa kimia tumbuh-tumbuhan (phytokimia) didalam daun sirsak yang utama adalah alkaloida yang dikenal dengan nama acetogenin, didalamnya ada kurang lebih 60 jenis senyawa alkaloida dan sedikitnya 13 senyawa alkaloida yang memiliki daya bunuh terhadap sel-sel kanker, bahkan sel-sel kanker yang sudah kebal terhadap obat kemoterapi modern (multi drug resistence/MDR), antara lain seperti Adriamicyn, Vinblastin dan Vincristin.
Daya bunuh acetogenin terhadap sel kanker dari hasil penelitian universitas Purdue, West Lafayete, Indiana, USA, pada tahun 1997 menemukan bahwa senyawa acetogenin adalah penghambat yang kuat proses reaksi enzimatis di dalam membran sel kanker dengan cara memblokir sumber energinya yaitu ATP (Adenosine Triphosphate) hingga sel-sel kanker mati.
Pada tahun 2002 Peneliti Jepang mengemukakan, acetogenin dalam daun sirsak dalam percobaannya mampu membunuh sel-sel kanker paru-paru, daya bunuhnya lebih baik dari kemoterapi.
Pada tahun 2003 hasil penelitian di Taiwan mengemukakan acetogenin dalam daun sirsak sangat mematikan bagi sel-sel kanker ovarium, serviks, payudara, bladder dan kulit, walaupun dengan dosis yang sangat kecil.
Khasiat utama untuk : Anti Kanker, Anti Bakteri dan Jamur, Anti Parasit dan Cacing, Menurunkan Tekanan Darah, Penenang, Bronkitis, Asma, Sakit Sendi, Cacingan, Gangguan Liver, Rematik, Tumor dan Diabetes.
TERAPI METRONOMIK
Terapi yang menggunakan senyawa-senyawa fitokimia yang diarahkan
untuk melawan sel-sel kanker dan tidak meracuni sel-sel yang sehat
sehingga dapat diberikan secara terus-menerus pada penderita kanker
disebut dengan terapi metronomik.
Pemberian obat secara terus menerus (Metoda Metronomik) memiliki efek
mengurangi sel-sel kanker secara bertahap. Pada waktu yang sama obat
tersebut menganggu pembetukan pembuluh darah baru pada sel kanker.
Pendekatan metronomic dapat menjaga agar tumor tetap berada dalam
kondisi tidur sehingga menghambat kemunculannya kembali.
( Richad Bileveau, PPh.D & Denis Gingras, Ph.D; 11 makanan ampuh pencegah kanker, terbitan PT Gramedia )
( Richad Bileveau, PPh.D & Denis Gingras, Ph.D; 11 makanan ampuh pencegah kanker, terbitan PT Gramedia )
Agen Malang (Jawa Timur)
0888.583.1255
Selasa, 27 Maret 2012
Buah Delima
Buah Delima ternyata sangat kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan
anthocyanin. Penelitian medis telah menunjukkan bahwa pasien yang
mengonsumsi jus delima setiap hari dapat merasakan berbagai keuntungan,
yakni kadar kolesterol menurun, mendapat asupan vitamin C lebih banyak, serta
aliran darah ke jantung meningkat. Buah delima bisa dikonsumsi secara biasa atau juga bisa dibuat jus. Dalam bentuk jus delima juga efektif
untuk menjaga jantung supaya tetap sehat dan menurunkan risiko penyakit
jantung dan stroke. Sebagai minuman, jus delima juga dapat mencegah dan
memperlambat efek penyakit Alzheimer, menurunkan tekanan darah, menjaga
agar arteri tidak tersumbat oleh penumpukan plak, mencegah kerusakan
tulang rawan, dan menjaga kesehatan gigi.
Langganan:
Postingan (Atom)